Berita

Regenerative Braking: Teknologi Canggih di VinFast yang Bikin Baterai Lebih Awet Saat Macet

16 Jul 2026
2 min read
Regenerative Braking: Teknologi Canggih di VinFast yang Bikin Baterai Lebih Awet Saat Macet

Kemacetan Jakarta dan Surabaya yang legendaris seringkali dianggap sebagai musuh efisiensi kendaraan tapi tidak untuk mobil listrik dengan teknologi regenerative braking. Sistem ini mengubah energi pengereman yang biasanya terbuang menjadi listrik yang mengisi kembali baterai, menjadikan kondisi stop-and-go justru lebih efisien untuk EV. Artikel ini menjelaskan cara kerja regenerative braking dan bagaimana teknologi ini membuat VinFast semakin hemat dalam kondisi lalu lintas kota Indonesia.

Pada kendaraan konvensional, setiap kali kamu menginjak rem, energi kinetik kendaraan dibuang begitu saja sebagai panas melalui kampas rem. Ini adalah pemborosan energi yang terjadi ratusan kali sehari di kota seperti Jakarta dan Surabaya.

Teknologi regenerative braking membalik prinsip ini: motor listrik yang biasanya menggerakkan roda dioperasikan secara terbalik saat melambat, berfungsi sebagai generator yang menghasilkan listrik. Energi ini langsung disimpan kembali ke baterai, memperpanjang jarak tempuh efektif kendaraan.

Untuk pengguna VinFast di kota-kota besar Indonesia, ini berarti kondisi lalu lintas yang padat justru tidak semenguras baterai yang mungkin kamu bayangkan. Setiap kali berhenti di lampu merah, setiap kali melambat di jalan yang macet, sebagian energi dikembalikan ke sistem.

Dalam penggunaan kota yang intensif, regenerative braking bisa menambah efisiensi energi secara keseluruhan sebuah keuntungan yang tidak dimiliki kendaraan berbahan bakar konvensional.

Untuk memaksimalkan regenerative braking, biasakan menggunakan mode deselerasi gradual daripada langsung menginjak rem secara tiba-tiba. Angkat pedal gas lebih awal saat mendekati persimpangan atau kemacetan, dan biarkan kendaraan melambat secara regeneratif.

Mode Eco pada VinFast umumnya memaksimalkan regenerasi ini. Dengan kombinasi strategi ini, konsumsi energi harian di kota bisa jauh lebih efisien. Tanya tim kami di VinFast Marani Group untuk tips berkendara efisien lainnya yang spesifik untuk model VinFast pilihanmu.

Lokasi VinFast Marani Group:
Bintaro: Jl. Rempoa Raya No.11, Jakarta Selatan
Wiyung: Jl. Raya Wiyung No.484, Surabaya
Jemursari: Jl. Tenggilis Utara No.4, Surabaya
Mojokerto: Jl. Jayanegara No.207A, Jetis, Mojokerto

Artikel Terkait

Home Charging vs Public Charging: Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna VinFast di Indonesia?
Review Mobil 13 Jul 2026

Home Charging vs Public Charging: Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna VinFast di Indonesia?

Salah satu aspek praktis yang paling sering ditanyakan oleh calon pembeli mobil listrik adalah soal pengisian daya apakah lebih baik pasang home charger di rumah, atau mengandalkan SPKLU publik? Jawabannya bergantung pada pola mobilitas dan kondisi hunian masing-masing orang. Artikel ini membantu kamu memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing opsi, khususnya dalam konteks penggunaan VinFast sehari-hari di Indonesia.

2 min read Baca →
VinFast VF 6: SUV Listrik 460 km untuk Keluarga Muda yang Tidak Mau Kompromi
Promo 07 Jul 2026

VinFast VF 6: SUV Listrik 460 km untuk Keluarga Muda yang Tidak Mau Kompromi

VinFast VF 6 hadir di titik manis pasar SUV listrik Indonesia, cukup premium untuk memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan, namun tetap terjangkau untuk segmen keluarga muda. Dengan jarak tempuh 460 km, interior premium, ADAS Level 2, dan fast charging 25 menit, VF 6 menjawab hampir semua kebutuhan keluarga modern yang aktif. Artikel ini mengulas secara mendalam mengapa VF 6 layak menjadi pertimbangan utama di segmennya.

2 min read Baca →
Tips Memilih Mobil Listrik untuk Mobilitas Harian di Kota
Tips & Trik 05 Jul 2026

Tips Memilih Mobil Listrik untuk Mobilitas Harian di Kota

Mobil listrik semakin relevan untuk kebutuhan mobilitas harian di kota. Simak beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

2 min read Baca →